Minggu, 13 April 2014

Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

0 komentar

Salah satu ciri makhluk hidup adalah tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan dan perkembangan mempunyai pengertian yang berbeda. Namun, proses pertumbuhan dan perkembangan berlangsung secara beriringan dan saling berkaitan.

Pertumbuhanadalah peristiwa bertambahnya ukuran (di antaranya volume, massa, dan tinggi) pada makhluk hidup. Contoh pertambahan tinggi batang dan jumlah daun. Pertumbuhan bersifat irreversible (tidak dapat balik). Pertumbuhan tumbuhan terjadi karena adanya pertambahan jumlah sel dan pembesaran sel. 
Proses ini terjadi akibat pembelahan mitosis pada jaringan yang bersifat meristematis, contoh pada ujung batang. Pada pembelahan tersebut dari satu sel akan dihasilkan dua sel anakan. Sel – sel anakan tersebut mempunyai sifat genetic yang sama dengan induknya. Pertumbuhan dapat di ukur dan dinyatakan secara kuantitatif

Pengukuran pertumbuhan tumbuhan dapat dilakukan menggunakan auksanometer. Auksanometer berfungsi untuk mengukur kecepatan bertambahnya panjang batang tanaman. Pengukuran pertumbuhan akan menghasilkan suatu grafik sigmoid.

Perkembangan adalah proses menuju keadaan yang lebih dewasa. Dalam perkembangan terbentuk struktur dan fungsi organ yang semakin kompleks dan sempurna. Perkembangan bersifat kualitatif sehingga tidak dapat di ukur. Contoh perkembangan pada tumbuhan  yaitu munculnya bunga sebagai alat perkembangbiakan.

Proses perkembangan dapat dicapai melalui diferensiasi. Diferensiasi adalah proses perubahan pada sel, jaringan, dan organ untuk membentuk struktur dan fungsi tertentu. Diferensiasi merupakan awal terbentuknya organ – organ seperti akar, batang dan daun.

Pada tumbuhan berbiji, pertumbuhan dan perkembangan diawali dengan perkecambahan. Perkecambaan dimulai dari proses penyerapan air oleh biji (imbibisi). Proses ini mengakibatkan enzim-enzim pada biji menjadi aktif. Berbagai zat makan kemudian dipecahkan untuk dihasilkan energy atau untuk menyusun struktur tubuh. Oksigen diperlukan dalam proses respirasi sel untuk menghasilkan energy. Selain itu perkecambahan juga membutuhkan suhu yang tepat untk aktivasi enzim. Jika daun pertama sudah terbentuk dimulailah proses fotosintetis.
Read more ►

Sabtu, 12 April 2014

TABEL REMUNERASI POLRI BERDASARKAN ESELON PANGKAT

0 komentar
Tabel Remunerasi Polri - Jalan panjang remunerasi Polri dimulai dari persetujuan DPR yang menyepakati adanya Remunerasi pada 6 Intansi termasuk diantaranya Polri dan di susul dengan terbitnya Peraturan Presiden RI / Perpres no 73 tahun 2010 tentang Tunjangan Kinerja Bagi Pegawai di Lingkungan Polri (termasuk di dalamnya besar remunerasi gaji Polri untuk 18 kelas jabatan). Dan berikut ini adalah Tabel Remunerasi Polri berdasarkan eselon / pangkat yang goceng blog kutip dari blog tetangga remunerasipns.wordpress.com:


Ket * : PNS Gol II D masa  kerja minimal 24 Th dan Gol II C minimal 20 Th
(Klik Tabel untuk memperbesar)

Semoga informasi tentang tabel remunerasi polri berdasarkan eselon / pangkat di atas dapat berguna dan bermanfaat :)
Read more ►

Senin, 07 April 2014

Sperma Aman dan Menyehatkan Bila Tertelan

0 komentar

Menjijikkan memang membaca hal tersebut. Akan tetapi bila Anda secara tak sengaja menelan cairan semen yang dikeluarkan oleh pasangan, maka jangan khawatir akan efek sampingnya. Karena sebenarnya dalam cairan sperma tak terdapat kandungan berbahaya bagi kesehatan.

Hal tersebut dijelaskan oleh seorang peneliti Ilmu Biologi pada Monash University bernama Benjamin Wegener. Ia berkata bahwa manusia sebenarnya masuk pada kelompok makhluk hidup yang mengonsumsi semen atau sperma.

Itu mirip dengan perilaku sejumlah hewan yang memakan sperma pasangannya untuk menambah nutrisi dan gizi untuk telur mereka. Misalnya saja lalat bersayap, lintah, beberapa jenis invertebrata laut, serta beberapa jenis hewan lainnya.

Akan tetapi tentu saja hal tersebut tidak umum dilakukan oleh manusia, sebab bisa dikategorikan hal yang menjijikkan. Juga, fungsi dari sperma sendiri bagi manusia bukanlah penambah nutrisi, melainkan sebagai alat reproduksi.

Dilansir oleh Columbia Health, sperma sendiri memiliki kandungan air, gula fruktosa, vitamin C, enzim, zinc, protein, asam sitrat, serta beberapa mineral lainnya.

Bahkan dikatakan bahwa zat yang ada di dalam sperma mirip dengan yang terdapat pada minuman penambah stamina pada saat berolahraga.

Bagaimanapun itu, mengonsumsi cairan semen memang tak dianjurkan sebab dapat menjadi jalan masuk bagi beberapa penyakit menular, yang bisa jadi lebih besar bahayanya dibanding manfaatnya.

source
Read more ►
 

Copyright © Ambil Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger